Biaya Kampanye Untuk Rakyat
Kampanye tentu saja membutuhkan dana yang tidak sedikit, baik berupa material maupun non material. Secara tidak langsung biaya kampanye tersebut pada akhirnya untuk rakyat juga, tentunya dengan segala spekulasi yang dilakukan dan tidak akan sampai pada rakyat jika calon wakil rakyat tidak bisa atau gagal menjadi wakil rakyat.
Adakah kemungkinan para calon wakil rakyat memberikan secara langsung kepada rakyat dana kampanye dan membatalkan dirinya untuk maju sebagai wakil rakyat?
Jika saja kita tahu tentang masa depan, mungkin ada wakil rakyat yang mengurungkan niatnya untuk menjadi wakil rakyat, karena tahu kalau akan gagal. Dan dari semua itu mungkin ada beberapa yang mau memberikan nya secara langsung ke rakyat daripada untuk biaya kampanyenya. Namun demikian, semoga nanti para wakil rakyat yang telah jadi akan betul-betul memberikan semua hasil peluhnya untuk kepentingan rakyat.


tetap semangattt
Comment by lia — 8 March 2009 @ 07:26
@lia Yuk mari, semangat..
Comment by admin — 10 March 2009 @ 09:41
salam kenal…
lebih murah kampanye lewat internet kan …??
selamat berjuang n smoga sukses di Kontes SEO Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009…
Comment by p3ny0 — 14 March 2009 @ 14:45
Salam kenal juga mas..
iya, lebih murah kalo tau caranya,
OK, sama-sama semoga sukses juga..
Comment by admin — 14 March 2009 @ 16:03
mudah kalau diucapkan tapi nyatanya tidak akan pernah bisa memberikan duit dengan cuma2 di dunia ini. biaya kampanye buat rakyat? boleh aja rakyat yang mana?
Comment by mametz — 16 March 2009 @ 15:32
Makanya itu, sebagai peng-online seperti kita ini, hanya seruan yang bisa kita berikan, dan semoga bisa didengar, Amin.
Setidaknya rakyat di lingkungan para Caleg tersebut, dan memang susah untuk memberikan cuma-cuma tanpa pamrih, apalagi di jaman sekarang ini, tetapi semoga aja..
Comment by admin — 16 March 2009 @ 15:40
Keknya aga susah ya kalau untuk itu. Mengingat kursi DPR itu sangat2 menggiurkan… semua orang tau berapa juta yang didapat dalam sebulan…
kalau mau beranalogi mereka itu layaknya bermain judi, gambling, siapa yang berani jor2an dan memiliki strategi yg bagus sampai serangan fajar pun digunakan, kenapa nggak? demi sebuah idaman yang setiap org inginkan. Kita hanya berharap dari sekian banyak orang akan ada berapakah yang bener pro ke rakyat. dan rakyat yang mana? inilah yang saia maxud tadi. Rakyat yang mana?
please cek http://warnadunia.com/rahasia-kenapa-banyak-yang-ingin-jadi-anggota-dpr/
just share….
Comment by mametz — 16 March 2009 @ 16:47
cuma mau share….
Coba dipikirkan begitu banyak caleg bertaburan, saling kejar mengejar untuk sebuah kursi nanti.
Setiap org yang mau masuk ke sebuah instansi ternama, dibutuhkan spt ujian semcam psikotes bahkan EQ tes….
So…. what about caleg? yang memiliki duit banyak yang bisa mencalonkan…????
just share
Comment by mametz — 16 March 2009 @ 16:52
Makanya itu, semakin membayangkan angka golput nantinya.
tetapi tidak juga demikian bagi yang telah terdoktrin pada satu pilihan, ikut kampanye dengan sungguh-sungguh padahal kadang mereka hanya dijadikan ‘alat’ yang belum tentu memberikan dampak secara langsung pada mereka juga.
Kenapa kalo pembicaraan politik, ujung-ujungnya ke moral, apakah serendah itukah moral mereka. Untuk ke depannya mungkin pendidikan bagus sejak usia dini perlu ditingkatkan.
Dan lagi-lagi kita memang hanya bisa berharap, dan menyuarakan lewat media seperti ini.
Comment by admin — 16 March 2009 @ 17:02
yah, masih inget beberapa hari yang lalu anggota DPRD di daerah sulawesi pada adu otot bukannya adu otak???
yang begini moral atau moril???
Comment by mametz — 16 March 2009 @ 17:09
wah kayanya nie calon pemenang kontes deh… soalnya paling atas hari ini… selamay ta…
Comment by torik — 18 March 2009 @ 07:37
Amin, masa paling atas, di tempatku kok engga ya, duh..
tapi makasih ya, salam kenal..
Comment by admin — 18 March 2009 @ 08:59
hmm bagaimana kalo pakai trik
Comment by pututik — 19 March 2009 @ 19:31
hmmm, trik gimana maksudnya?
Comment by admin — 20 March 2009 @ 08:36
wahh.. kayaknya jauh api dari pemanggangan nih boss..
mustahil jika para celeg mo mikirin rakyatnya nanti, yg ada mereka berlomba-lomba utk mengembalikan modal kampanyenya dulu . heheh
Comment by agamz — 25 March 2009 @ 00:37
@agamz
Iya nih, memang saat ini ‘kebanyakan’ seperti itu dan semoga (lagi2 kita hanya berdoa) selanjutnya tidak ada yang seperti itu lagi.
Kita hanya bisa mengkampanyekan lewat media seperti ini, dan berharap ada perubahan yang baik, Amin.
Comment by admin — 25 March 2009 @ 08:37
semoga hari esok lebih baik.
Comment by djamz — 30 March 2009 @ 19:21
@djamz
Amin, memang kita cuma bisa berdoa dan mengkampanyekan seperti ini..
Comment by admin — 31 March 2009 @ 10:10