Tarian Erotis dalam Kampanye
Kampanye adalah mengajak, akan tetapi bukan berarti memperbolehkan segala cara untuk mengundang masa. Kalau itu dilarang ketika tidak kampanya berlangsung, begitu juga saat kampanye, logika yang jelas. Oleh sebab itu dalam Pemilu Indonesa 2009 ini semoga tidak terulang adanya kampanye yang mengenyampingkan nilai-nilai dan norma kesopanan dan mengedepankan kampanye arif, kampanye sehat dan kampanye damai.
Berikut ini video tarian erotis dalam kampanye calon gubernur maluku:


bismiLLah…
Hmmm, harusnya sebagai calon pemimpin memberikan contoh yang baik pada calon yang dipimpin, bukan malah melakukan pembodohan publik seperti ini ya… hmmm, mudah2an kedepan tidak ada lagi seperti ini.
ãñÐrî masih berharap Quote Onno W Purbo menjadi kenyataan :
Nice Post, Keep Share and…
CU Arround
Comment by ãñÐrî — 20 February 2009 @ 14:48
@ãñÐrî:
Iya, apa jadinya negara ini kalau nantinya akan diwakili oleh orang-orang seperti itu, semoga tidak terulang di Pemilu yang akan datang ini, semoga masyarakat tepat memilih para wakil mereka.
Salam kenal (cozy)
Comment by admin — 20 February 2009 @ 14:59
CALEG2 sudah gila kayanya.. emg bnr RSJ harus siap kamar.. Maw jadi wakil rakyat ato penari Erotis??
Apa jAdinya Negara ini?? Kalo mereka kepilih di DPR bisa Wkt Rapat gk Rapat Malah Nari Erotis Barenk2
Comment by martha — 25 March 2009 @ 15:41
@martha
Itulah kenyataan dari banyak oknum (karena itu lebih dari satu, dua caleg, bahkan lebih dari satu parpol) caleg kita.
Seperti yang telah dikatakan salah satu anggota DPR (Permadi), kalo (maaf) kondom ditemukan banyak di gedung DPR kita itu, duh..
Semoga pilihan rakyat kali ini bisa lebih baik lagi, Amin.
Comment by admin — 27 March 2009 @ 08:28